Crayon Solusi Migrasi Cloud

Crayon Solusi Migrasi Cloud

International Data Corporation (IDC), pasar cloud Indonesia akan tumbuh rata-rata 31 persen per tahun selama 5 tahun ke depan menjadi USD 1,2 miliar pada tahun 2024. Angka tersebut pun akan terus mengalami peningkatan setiap waktu, seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Pasar yang seksi ini pun dilirik Crayon. Perusahaan teknologi informasi yang menyediakan sarana cloud bagi korporasi yang berbasis di Oslo, Norwegia. Anissa Sharmanti, Country Director Crayon Indonesia mengatakan, digitalisasi dalam operasional bisnis menjadi lebih kritikal dibandingkan sebelumnya, dan perusahaan mencari teknologi yang dapat membuka segmen pasar/pelanggan baru, sekaligus yang dapat membantu meningkatkan kinerja operasional bisnis.

"Di Crayon, kami telah membangun keahlian selama lebih dari 20 tahun untuk menghadapi tantangan yang dibawa oleh adopsi dan manajemen cloud. Kami yakin dapat membantu perusahaan, khususnya korporasi kecil, menengah dan besar, dalam perjalanan transformasi digitalnya, dan yakin bahwa inilah saat yang tepat untuk memasuki pasar Indonesia," terang Anissa saat konferensi pers virtual.

Sebagai pendatang baru dalam bisnis cloud Indonesia, strategi utama Crayon adalah menyediakan solusi migrasi cloud yang berfokus pada pelanggan berdasarkan efisiensi data dan biaya. International SOS, perusahaan layanan risiko kesehatan dan keamanan terkemuka di dunia, telah bekerja sama dengan Crayon dan mengalami penghematan biaya enam digit melalui pengoptimalan lisensi cloud.

"Selain menganalisa sistem kami, Crayon juga mengatasi tantangan mendasar yang kami hadapi dengan infrastruktur TI untuk memastikan perubahan diterapkan berdasarkan apa yang kami butuhkan sebagai sebuah organisasi," ujar dia.

Dengan strategi utama itu, Anissa percaya diri jika Crayon akan mengalami pertumbuhan tiga kali lipat dari saat ini. Perlu diketahui, saat ini Crayon telah memiliki 30 pelanggan. Jika berhasil melakukan pertumbuhan tiga kali lipat, maka jumlah pelanggan akan mencapai 90 perusahaan di tahun depan.

"Saat ini kami sudah memiliki klien di segala tipe industri seperti industri transportasi, logistic, manufactur, financial service, ada juga di BUMN. Kita ada di multiple industri".