Biro Jasa Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi Postel

Pekembangan teknologi canggih di negara kita terus meningkat, khususnya perangkat telekomunikasi. Kebutuhan akan sertifikasi perangkat telekomunikasi pun terus meningkat, banyaknya nomer antrian sertifikasi membuat para distributor dan importir malas untuk menyertifikasi perangkatnya. Banyaknya perangkat telekomunikasi ilegal beredar di pasaran saat ini, membuat aparat semakin gencar melakukan razia, hal tersebut tidak menguntungkan bagi para penjual atau distributor perangkat telekomunikasi, tidak tanggung-tanggung lagi aparat akan menyita barang anda, mendendanya dengan denda yang sangat besar, dan setelah itu bisa-bisa anda juga di penjara karena telah melanggar undang-undang yang berlaku.

Jika anda kesulitan tentang sertifikasi perangkat telekomunikasi, perusahaan kami siap membantu sampai sertifikat yang di inginkan terbit secara resmi dari postel. Biaya sertifikasi yang wajib di bayarkan ke negara itu ada dua, yaitu biaya pengujian dan biaya sertifikat, biaya tersebut wajib di bayarkan setelah surat perintah pembayaran (SP2) terbit. pembayaran tersebut di tujukan melalui bendahara penerima ditjen postel lewat bank mandiri. kami mengenakan biaya jasa per aplikasi, biaya pengujian dan biaya sertifikat bukan termasuk biaya jasa kami.

  • Kami juga melayani perpanjangan sertifikat, Sertifikat berlaku selama 3 tahun Setelah habis masa berlakunya, sertifikat wajib diperbaharui, kecuali:
  1. Alat / perangkat tersebut tidak diperdagangkan lagi atau
  2. Alat / perangkat tersebut tidak digunakan lagi untuk keperluan institusi
Pembaharuan sertifikat wajib dilaksanakan oleh pemegang sertifkat dengan mengajukan permohonan kembali paling lambat 60 (enam puluh) hari sebelum masa berlaku sertifikat berakhir dan disertai dengan :
  • Sertifikat asli; dan
  • Pernyataan tidak ada perubahan spesifikasi teknis alat dan perangkat telekomunikasi.
Pemegang sertifikat wajib melekatkan label di alat/perangkat yang sudah disertifikasi selambat-lambatnya 60 hari setelah sertifikat diterbitkan. Dalam hal tidak dapat dilekatkan pada alat dan perangkat telekomunikasi, label wajib dilekatkan pada kemasan, pembungkus, atau buku manual alat dan perangkat telekomunikasi. Pada label harus tercantum 2 komponen nomor sertifikat dan nomor unik PLG ID.
  • Persyaratan administrasi
Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan silahkan dipersiapkandokumen-dokumensebagai berikut:
  1. Foto kopi dokumen penunjukan dari pabrikan [permohonan sertifikat A untuk distributor atau agen tunggal]
  2. Surat penunjukan [ Power of Attorney (11) ]
  3. Formulir PM4 [ PM4 (7) ]
  4. Formulir PM5 [PM4 (7) ]
  5. Foto kopi Dokumen legal perusahaan: NPWP, SIUP, TDP, Akte
  6. Spesifikasi teknis, brosur dan
  7. penunjang teknis operasional lainnya.
  8. Dokumen NPIK dan pernyataan kesanggupan memberikan garansi serta layanan purna jual [permohonan Sertifikat B khusus importir]
  9. Sampel perangkat Untuk kategori Customer Premisess Equipment (CPE) diperlukan 2 unit dan 1 unit untuk non CPE.
  10. 50% DP
Untuk informasi lebih lanjut. Silahkan menghubungi:
  • Lewat halaman Contact
  • Lewat Telp: +6285710407884
  • Lewat E-mail: hari@typeapprovalindonesia.com