Gebrakan GDP Ventures Melalui Media

Gebrakan GDP Ventures Melalui Media
Gebrakan GDP Ventures Melalui Media

Head of Public Relation GDP Venture Ossy Isabelle Wardhani mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan pivoting untuk bisnis media.

Sehingga, isu yang beredar tentang tutupnya beberapa media di bawah naungan GDP Ventures seperti Opini.id dan Womantalk.com tidak benar.

"Yang pasti perusahaan-perusahaan yang disebut gak ada yang tutup tapi kita melakukan pivot arah bisnis," ujar Ossy.

Perubahan strategi ini, kata Ossy, dilakukan semata-mata untuk memperluas potensi bisnis GDP Ventures.

"Jadi tidak sekedar media dan teknologi saja," jelas dia.

Sayangnya, Ossy tak menjelaskan detail perubahan bisnis media seperti apa yang akan dilakukan unit usaha Djarum Group ini.

"Pastinya nanti kami akan update kalau semua sudah selesai," ungkapnya.

Ia pun tak menampik bahwa ada dampak dari rencana besar ini. Salah satunya pemutusan hubungan kerja para karyawan di kedua perusahaan tersebut.

"Ada, tapi detailnya saya juga kurang tahu ya, karena saya tidak mengurus operasionalnya," jelas dia.

GDP Venture sendiri merupakan perusahaan ventura dengan fokus pada komunitas digital, media, perusahaan perdagangan dan solusi di industri internet konsumen Indonesia. Didirikan pada tahun 2010, GDP Venture tidak hanya tentang modal ventura. Ini tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Tujuan kami adalah untuk menciptakan ekosistem yang sehat yang menghasilkan perusahaan digital kelas dunia, didukung oleh tim technopreneur, engineer, product people, dan marketer yang hebat," tulis keterangan dari laman resmi GDP Venture.

Adapun berdasarkan catatan Katadata.com, 23 startup bidang media dan hiburan menjadi portfolio investasi GDP Ventures. Startup itu di antaranya 88 Rising, Agate, Bobotoh.id, Bolalob, Dailysocial, Endeus, Gushcloud, historia, IDN Media, Hybrid, IESPL, Kaskus, Kincir, Kumparan, Kurio, Lokadata, Narasi, Now United, Opini.id, Razer, Tado, Visinema, dan WomenTalk.com.

Selain bidang tersebut, GDP Ventures juga menggelontorkan investasi ke 32 startup lain seperti Blibli.com, Gojek, Cumi, Garasi.id, Get Plus, Halodoc, Infokost.id, Jump Start, Printerous, Seekmi, Summer, Sweet Escape, Tiket.com, dan Tinkerlust. 6 estates, Angkasa, Balesin, Catapa, Glair, Element, Qlue, Datasaur.id, Cermati.com, HarukaEdu, Kontrak Hukum, Props, Prosa.ai, Ubiklan, Konvergen.ai, MXA, dan SAC.