Gizi Berperan Penting Dalam Mencegah Atau Mengobati Covid-19

Sejumlah makanan dan minuman terutama pada merek-merek tertentu, dianggap bisa lebih berkhasiat dalam mencegah infeksi COVID-19. Walau begitu, dokter mengungkap bahwa sebenarnya tidak ada makanan atau minuman yang benar-benar baik untuk mencegah masalah kesehatan ini.

Menurut Sheena RA, dokter spesialis gizi klinik, soal asupan gizi, yang perlu diperhatikan oleh seseorang adalah tercukupinya kebutuhan energi, serta zat gizi makronutrien dan mikronutrien.

"Mau saya tekankan di sini adalah tidak ada satu jenis makanan atau minuman yang sangat baik, yang dapat mencegah dan mengobati COVID-19," kata Sheena.

Sheena mengatakan, satu makanan tertentu harus menjadi salah satu bagian dari asupan makanan sehari-hari.

"Jadi harus menjadi bagian dari diet dengan komposisi gizi yang seimbang," jelasnya.

Menurut Sheena, hal ini bertujuan untuk mempertahankan status gizi agar tetap baik, serta mempertahankan atau memperbaiki status imunitasnya.

Bukan Cuma Susu

Soal masyarakat yang beberapa waktu lalu dihebohkan dengan sebuah merek susu yang dianggap bisa meningkatkan imunitas, Sheena pun mempertegas bahwa susu harus jadi bagian dari asupan total sehari-hari.

"Jadi bukan cuma minum susu saja setiap hari," katanya.

Dia mengatakan, susu memang bisa menjadi sumber dari asupan protein harian. Namun, susu bukanlah satu-satunya makanan atau minuman yang menjadi sumber protein.

"Ada bahan makanan sumber protein yang lain, contohnya daging, unggas, telur, lalu ada juga lauk-lauk nabati, tempe, tahu, kacang-kacangan," kata Sheena.

"Jadi bukan hanya susu yang bisa kita pakai sebagai sumber protein yang utama. Ada sumber protein yang lainya," kata Sheena.

Asupan Protein Memang Penting

Sheena menambahkan, di masa pandemi, memang penting untuk meningkatkan asupan protein dibandingkan dengan sebelum masa pandemi.

Untuk asupan protein ini, Sheena merekomendasikan seseorang mengonsumsi minimal 1,2 gram per kilogram berat badan per hari, dengan catatan seseorang memiliki fungsi ginjal baik.

"Jika tidak tercukupi kebutuhan protein ini, kita dapat memberikan suplementasi atau oral nutritional supplement yang memang mempunyai kandungan tinggi protein," ujarnya.

Suplemen ini bisa berupa makanan cair atau susu.

"Yang penting adalah komposisinya, bukan mereknya," terangnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat tetap mencukupi kebutuhan asupan gizi melalui makanan pokok. Asupan vitamin melalui sayur dan buah juga disebutnya penting untuk diperoleh.